Responsive image

For Info & Inquiries
+6285954487807

Responsive image

Pemerintah Integrasikan Data Kesehatan dengan Aplikasi PeduliLindungi

Di publikasikan oleh Admin Pada Tanggal 08 Juli 2021
Responsive image

Pemerintah Integrasikan Data Kesehatan dengan Aplikasi PeduliLindungi - Dalam masa PPKM Darurat yang berlangsung sejak 03-20 Juli 2021, Pemerintah mewajibkan para pelaku perjalanan udara menunjukkan hasil tes swab PCR/Antigen negatif & bukti sudah divaksinasi. Hal ini untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam bepergian serta menekan laju penyebaran virus COVID-19.
 
Mulai 04 Juli 2021 kemarin, Kemenkes membuka akses bagi operator transportasi udara untuk melakukan pengecekan kesehatan penumpang secara otomatis dengan menunjukkan QR Code di aplikasi Pedulilindungi atau menunjukkan NIK di counter check-in, sehingga penumpang tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hardcopy.
 
Dilansir dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan dengan mekanisme di atas maka bisa dipastikan bahwa hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat. Semua data penumpang yang telah melakukan vaksinasi dan hasil pemeriksaan PCR/Antigen tersimpan dengan aman di big data Kemenkes yang di beri nama New All Record atau NAR. Seluruh big data NAR ini terkoneksi dengan aplikasi Pedulilindungi sehingga proses pengisian e-HAC yang selama ini sudah berjalan, dilakukan melalui aplikasi Pedulilindungi.
 
Saat ini sudah ada 742 Lab yang terafiliasi dengan Kemenkes dan memasukkan data ke dalam NAR. Sehingga hanya hasil swab PCR/Antigen dari lab yang sudah terafiliasi yang bisa dipakai sebagai syarat penerbangan.
 
"Dengan mekanisme baru ini, maka pengecekan kesehatan penumpang dilakukan saat keberangkatan dan bukan saat kedatangan sehingga bisa membuat para penumpang merasa lebih aman & nyaman." tutur Menkes.
 
Proses Check-in dengan aplikasi Pedulilindungi ini akan diuji coba untuk penerbangan rute Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, mulai Senin, 05 Juli 2021 sampai 12 Juli 2021. Untuk lab-lab yang belum memasukkan data ke NAR, mulai hari Senin, 12 Juli 2021 hasil swab PCR/Antigennya tidak berlaku untuk penerbangan.
 
Mekanisme pengecekan dengan big data NAR ini nantinya akan dilakukan juga pada saat pemesanan tiket di airlines maupun secara online , dan akan diperluas ke moda transportasi darat & laut dalam waktu dekat.
 
(source image : IG @kemekes_ri)
 
Klik Disini untuk mendownload daftar lab yang sudah terafiliasi dengan Kemenkes & memasukkan data ke dalam NAR untuk melakukan swab PCR/Antigen sebagai Syarat Penerbangan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Share On:

Daftar Newsletter

Jadilah orang pertama yang mendapatkan informasi diskon dan penawaran menarik