Responsive image

For Info & Inquiries
+6285954487807

Responsive image

Daftar Negara Yang Bersiap Membuka Diri Untuk Turis Internasional

Di publikasikan oleh Admin Pada Tanggal 23 Juni 2021
Responsive image

Daftar Negara Yang Bersiap Membuka Diri Untuk Turis Internasional - Ketika negara-negara di Asia Pasifik meningkatkan program inokulasi nasional mereka, rencana pembukaan kembali untuk wisatawan yang telah divaksinasi muncul. Berikut rangkuman perkembangan terkini terkait pembukaan kembali perbatasan di Asia Pasifik dan di seluruh dunia.

THAILAND
Thailand berencana untuk membuka kembali wisatawan yang telah divaksinasi penuh tanpa batasan apa pun pada pertengahan bulan Oktober. Sementara itu, Phuket sedang bersiap-siap untuk membuka kembali destinasi pulau tersebut pada 1 Juli, dengan Tourism Authority of Thailand meluncurkan kampanye pemasaran Phuket is Now Open dengan tema Amazing Thailand, Now even more Amazing.
 
Di bawah Phuket Sandbox Model, wisatawan diperbolehkan mengunjungi Phuket selama 14 hari tanpa perlu karantina. Phuket Sandbox Model diharapkan menjadi uji coba untuk memulai sektor pariwisata Thailand dan dapat diterapkan pada destinasi lain seperti Koh Samui, Pattaya dan Chiang Mai.
 
Sementara Thailand saat ini menghadapi gelombang Covid ketiga dan tingkat vaksinasi telah meningkat sejak awal Juni. Sekitar 50 juta orang di Thailand diperkirakan telah menerima suntikan Covid pertama mereka pada pertengahan Oktober.
 
INDONESIA
Indonesia menargetkan pembukaan kembali pintu masuk wisatawan Internasional untuk Bali pada bulan Juli meskipun belum ada tanggal pasti hingga saat ini. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyelesaikan perjanjian koridor perjalanan dengan China, Singapura, Belanda, Uni Emirat Arab, dan Qatar. 
 
Rencana mengenai Travel Bubble Batam dan Bintan juga dikonfirmasi. Tiga resor Bintan telah ditetapkan sebagai zona hijau, serta beberapa pusat golf di Batam. 
 
Pada pertengahan April, menteri pariwisata Sandiaga Uno juga mengumumkan bahwa tiga Kepulauan Gili di lepas pantai barat laut Lombok juga akan terhubung ke zona hijau yang ditunjuk dari Sanur Bali.
 
Angkor Wat Temple. Image Credit : Freepik
KAMBOJA
Kamboja juga menargetkan pembukaan kembali negara itu, dimulai dengan Siem Reap, untuk turis internasional pada Kuartal keempat tahun ini. 
 
Pada bulan Juni, Kementerian Pariwisata Kamboja telah meluncurkan kampanye pariwisata baru untuk menarik pengunjung asing dengan menyoroti kunjungan 35 selebriti terkenal dunia, termasuk Michelle Obama pada tahun 2015, ke Angkor Wat. Tingkat vaksinasi Kamboja saat ini melampaui sebagian besar negara lain di kawasan itu.
 
Pada 9 Juni, 2,3 juta orang telah menerima kedua dosis di bawah kampanye vaksinasi massal negara itu dan telah mencapai 80 persen dari 10 juta orang yang ditargetkan, dilansir dari Phnom Penh Post. Pihak berwenang Kamboja berharap akan mencapai Herd Immunity pada Juni 2022.
 
JEPANG
Beberapa bagian Jepang telah memasuki keadaan semu darurat saat bersiap untuk Olimpiade Tokyo dalam waktu kurang dari lima minggu. Darurat Covid-19 akan dicabut di Tokyo dan Osaka pada 20 Juni, karena kasus terus menurun secara nasional. Tujuh prefektur, termasuk Tokyo dan Osaka, akan berada di bawah pembatasan semu darurat hingga 11 Juli untuk mengekang infeksi Covid-19. Namun, negara bagian Okinawa tetap dalam keadaan darurat hingga 11 Juli. Penonton asing dilarang mengikuti Olimpiade. Selain itu, kapasitas tempat duduk dibatasi hanya 5.000 atau setengah dari kapasitas tempat duduk.
 
KOREA SELATAN
Pemerintah Korea Selatan telah mempercepat pembicaraan tentang Travel Bubble dengan negara-negara regional untuk membuka perjalanan bebas karantina bagi wisatawan yang telah divaksinasi penuh mulai awal Juli. Negara dalam daftar potensial diantaranya Singapura, Taiwan, Thailand, Guam, dan Saipan di Kepulauan Mariana Utara AS. Jika rencana itu terwujud, hanya Group Tours yang akan diizinkan dengan satu hingga dua penerbangan mingguan, masing-masing membawa sekitar 200 penumpang sekali jalan, menurut kementerian transportasi. Wisatawan harus melakukan tes Covid-19 tiga hari sebelum keberangkatan dan melakukan tes lagi di negara destinasi tujuan, lalu saat kembali ke Korea Selatan akan bebas karantina.
 
Fort Canning Park. Image Credit : Freepik
SINGAPORE
Travel Bubble antara Singapura-HongKong yang dua kali tertunda rencananya akan ditinjau kembali pada awal Juli, seperti yang diumumkan Kementerian Transportasi Singapura pada awal Juni. Korea Selatan dan Taiwan juga dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan Singapura untuk melaksanakan Travel Bubble
 
Tak hanya itu, Singapura juga dalam pembicaraan Travel Bubble dengan Australia untuk melanjutkan perjalanan dua arah, dengan pelajar Singapura yang di Australia diharapkan menjadi yang pertama mendapat manfaat dari pengaturan perjalanan tsb.
 
Di Singapura, otoritas setempat mulai melonggarkan pembatasan Covid-19 pada Juni dikarenakan penurunan jumlah kasus yang stabil di masyarakat.
 
HONGKONG
Pemerintah Hongkong berkomitnen penuh mengeluarkan pernyataan bersama dengan Singapura pada 10 Juni untuk lalu meluncurkan Travel Bubble, yang akan ditinjau kembali pada awal Juli. 
 
Masa Karantina untuk kedatangan dari negara-negara yang dianggap berisiko rendah-menengah seperti Singapura, Australia dan Selandia Baru telah dikurangi dari 21 hari menjadi 14 hari. 
 
Mulai 1 Juni, Hongkong telah mengecualikan pembatasan karantina 21 hari wajib untuk bankir senior jika mereka memenuhi beberapa kriteria tertentu.
 
AUSTRALIA
Australia tetap berpegang pada rencananya untuk menerima kembali wisatawan internasional di pertengahan 2022 mendatang.
 
Maskapai nasional mereka, Qantas juga telah mengumumkan penundaan rencana penerbangan internasional mereka pada Oktober hingga akhir tahun 2021 mengacu pada jadwal peluncuran vaksin Covid-19 yang baru direvisi dari pemerintah Australia. Maskapai ini berencana untuk melanjutkan layanan internasional pada akhir Desember, ketika pemerintah Australia mengantisipasi peluncuran vaksin negara itu akan selesai.
 
Pada 18 April lalu, Australia meluncurkan Travel Bubble bebas karantina dengan Selandia Baru.
 
Macau Tower. Image Credit : Freepik
MACAU
Macau telah dibuka kembali untuk turis China daratan dan tanpa karantina dengan tujuan melihat lonjakan pengunjung selama Pekan Emas Mei baru-baru ini. Namun, persyaratan perbatasan antara Macau dan Provinsi Guangdong baru-baru ini diperketat menyusul lonjakan infeksi Covid-19 di kota Guangzhou dan Foshan.
 
EROPA
Eropa mulai membuka kembali pintunya untuk pelancong non-Uni Eropa. Spanyol, Prancis, Portugal, dan Denmark termasuk di antara negara-negara yang telah dibuka kembali untuk turis internasional dengan aturan dan batasan berbeda di tiap masing-masing negara. 
 
Sementara itu, Uni Eropa telah menyetujui penggunaan sertifikat perjalanan baru mulai 1 Juli, yang memungkinkan pengunjung berpindah antar negara.
 
Image Credit : Freepik

Share On:

Daftar Newsletter

Jadilah orang pertama yang mendapatkan informasi diskon dan penawaran menarik