Responsive image

For Info & Inquiries
+6285954487807

Responsive image

Aturan Smart Luggage atau Koper Airwheel di 3 Maskapai Indonesia

Di publikasikan oleh Admin Pada Tanggal 24 Januari 2024
Responsive image

Koper AirWheel adalah koper robotik yang bisa di kendarai karena didukung oleh tenaga baterai Li-on. Koper yang belakangan populer di media sosial ini memilki mesin serta pegangan tangan sehingga dapat bergerak sambil diduduki. Namun perlu diperhatikan penggunaan koper AirWheel memiliki aturan di tiap maskapai, agar koper para penumpang bisa masuk ke dalam pesawat. Lalu bagaimana aturan penyimpanan AirWheel di dalam pesawat ?
 
GARUDA INDONESIA
Mengutip dari laman resmi Garuda Indonesia, ada ketentuan khusus terkait penggunaan smart luggage atau koper AirWheel. Menurut Garuda Indonesia Smart Luggage secara umum memiliki fitur dan perangkat seperti charger USB, hotspot Wi-Fi, GPS, sistem penguncian otomatis dan roda bermotor.
Maskapai menegaskan penumpang yang akan membawa Smart Luggage dengan baterai yang tidak dapat dilepas-pasang (antara baterai dengan koper) dapat menimbulkan resiko gahaya kebakaran pada kompartemen kargo atau kabin pesawat, sehingga Smart Luggage jenis ini tidak diizinkan untuk dibawa sebagai bagasi tercatat maupun bagasi kabin.
 
Persyaratan Smart Luggage yang akan diangkut ke pesawat Garuda Indonesia sebagai berikut :
  1. Sebagai Bagasi Kabin (Cabin Baggage)
    • Smart Luggage yang memiliki kriteria baterai lithium-ion lepas pasang (removable battery)
    • Kapasitas baterai lithium-ion maksimal 100 Wh
    • Berat koper beserta isinya tidak melebihi 7 Kg
    • Dimensi keseluruhan termasuk rosa dan handle tidak lebih dari 56x36x23 cm / liniar 115 cm
    • Baterai dilepas dari smart luggage sebelum boarding
    • Apabila smart luggage tidak memenuhi salah satu persyaratan di atas maka tidak diperkenankan untuk naik ke dalam kabin pesawat
  2. Sebagai Bagasi Tercatat (Checked Baggage)
    • Smart Luggage yang memiliki kriteria baterai lithium-ion lepas-pasang (removable baterry)
    • Kapasitas baterai lithium-ion sampai dengan 160 Wh
    • Smart luggage memiliki kapasitas baterai melebihi 100 Wh namun kurang dari 160 Wh maka dapat diangkut sebagai bagasi tercatat (checked baggage) dengan persyaratan mendapatkan persetujuan dari pihak maskapai.
    • Baterai dilepas dari smart luggage sebelum check in dan dibawa bersama penumpang ke dalam pesawat
 
LION AIR GROUP
Dalam laman Lion Air Group, tidak ada ketentuan khusus terkait penggunaan koper AirWheel atau smart luggage. Namun maskapai menegaskan terkait aturan membawa pengisi baterai portable (power bank) dan baterai Lithium & seluruh penumpang wajib melapor jika membawa perangkat elektronik untuk mencegah perangkat yang mengandung baterai lithium masuk sebagai bagasi tercatat. Berikut ketentuannya :
  1. Pemeriksaan dan pertanyaan keamanan dilakukan terhadap penumpang pada bagasi terdaftar untuk mencegah perangkat elektronik yang mengandung baterai lithium agar tidak diangkut sebagai bagasi terdaftar.
  2. Peralatan Elektronik yang dapat menggangu Navigasi pesawat ketika  lepas landas dan mendarat harus dimatikan
  3. Saat membawa Pengisi Baterai Portabel (Power Bank) dan Baterai Lithium atau Lithium - ion cadangan yang dibawa penumpang dan pesawat kecil tanpa awak serta personel pesawat udara harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
    • Pengisi Baterai Portabel (Power Bank) dan Baterai Lithium cadangan yang dibawa di pesawat udara tidak terhubung dengan perangkat elektronik lain dan juga pada pesawat kecil tanpa awak.
    • Pengisi Baterai Portabel (Power Bank) dan Baterai Lithium atau Lithium – ion cadangan harus ditempatkan pada bagasi cabin dan dilarang pada bagasi tercatat.
    • Kapasitas maksimum 100 WH diizinkan masuk sebagai bagasi kabin.
    • Kapasitas 100-160 WH harus melalui persetujuan Lion Air Group untuk diangkut.
    • Kapasitas lebih dari 160 WH  dilarang dibawa ke pesawat udara.
    • Baterai Lithium atau Lithium - ion cadangan harus ditempatkan dalam bagasi kabin dan dilindungi secara terpisah sehingga tidak terjadi hubungan arus pendek.
    • Baterai Portable (Power Bank) dan Baterai Lithium atau Lithium – ion cadangan yang tidak mencantumkan keterangan jumlah Wh maka perhitungan jumlah Wh dapat diperoleh dengan cara:
      • Apabila jumlah tegangan/voltase (V) dan jumlah arus/kapasitas (Ah) diketahui maka perhitungan daya perjam (Wh) dapat dikalkulasikan dengan rumus : E (Wh) = V(V) x l(A h ) * E = daya jam, satuannya adalah watt-hour (Wh), * V = tegangan, satuannya adalah volt (V), * I = arus, satuannya adalah ampere (Ah).
      • Apabila hanya diketahui miliampere (mAh) maka untuk mendapatkan ampere-hour (Ah) harus dibagi 1000, dengan contoh : Jumlah voltase : 5 VJumlah kapasitas : 6000 mAhSehingga jumlah daya per jam = 6000 mAh : 1000 = 6 Ah. 5 Vx6 Ah = 30Wh
  4. Saat berada di pesawat, tidak diperbolehkan menghubungkan pengisi Baterai Portabel   (Power Bank).
 
CITILINK
Menurut laman resmi Citilink, Berikut ketentuan untuk Smart Luggage  atau Koper AirWheel :
  1. Smart luggage dengan baterai lithium-ion yang tidak dapat dilepas-pasang (non-removable) tidak diperkenankan untuk diangkut pada penerbangan Citilink Indonesia.
  2. Hanya smart luggage dengan baterai lithium-ion yang dapat dilepas-pasang (removable) diperkenankan untuk diangkut pada penerbangan Citilink Indonesia, dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Kapasitas baterai Lithium ion ≤ 100 Wh dan baterai tidak terpasang.
    2. Smart Luggage diperkenankan sebagai bagasi kabin dengan dimensi sesuai ketentuan bagasi kabin yaitu : 56 cm x 36 cm x 23 cm (Airbus A320 & A330) dan 41 cm x 34 cm x 17 cm (ATR 72-600) dengan maksimum berat 7 kg dan muat jika diukur menggunakan Baggage Test Unit (BTU) yang telah disediakan.
    3. Jika smart luggage dilaporkan sebagai bagasi tercatat (checked baggage) di check-in counter, maka baterai harus dilepaskan dan baterai tersebut dibawa penumpang.
    4. Jika smart luggage tidak memenuhi ketentuan poin 2. diatas, maka diberlakukan ketentuan sweeping baggage dan Citilink menerapkan biaya bagasi sweeping di boarding gate.
    5. Penumpang yang membawa smart luggage diwajibkan melapor kepada petugas check-in. Jika penumpang tidak bersedia memenuhi persyaratan diatas, maka petugas Citilink berhak menolak pengangkutannya.
    6. Smart luggage disarankan untuk dilengkapi dengan pelindung ekstra (misal: cover).
  3. Disarankan untuk membaca deskripsi dan spesifikasi Smart Luggage yang dikeluarkan secara resmi baik dari laman/WEB produsen atau informasi resmi produsen lainnya.

 

Share On:

Daftar Newsletter

Jadilah orang pertama yang mendapatkan informasi diskon dan penawaran menarik