Responsive image

For Info & Inquiries
+6285954487807

Responsive image

Persyaratan Penerbangan Lion Air Group Per 29 Juni 2021

Di publikasikan oleh Admin Pada Tanggal 19 Juli 2021
Responsive image

Persyaratan Penerbangan Lion Air Group Per 29 Juni 2021 - Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru mengenai persyaratan dan ketentuan yang diperlukan bagi setiap calon penumpang yang akan melakukan perjalanan udara (penerbangan) selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), periode: 29 Juni 2021 – pemberitahuan lebih lanjut.
 
Seluruh pelaksanaan operasional penerbangan Lion Air Group tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, kenyamanan serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Ketentuan penerbangan domestik, sesuai 1) Surat Edaran Nomor 34 Tahun 2021 Kementerian Perhubungan tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 26 tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), 2) Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Harap memperhatikan ketentuan hasil uji kesehatan yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19, pemerintah provinsi, pemerintah daerah setempat.
  • Kalimantan Barat : mulai 26 April 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut sesuai Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 47 Tahun 2021 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Gubernur Nomor 110 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19);
  • Kalimantan Tengah : sesuai Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah Nomor: 443.1/ 107/Satgas Covid-19 tentang Peningkatan Upaya Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah
  • Bali : berlaku pada 30 Juni 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali No. 8 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan dalam Tatanan Era Baru di Provinsi Bali.
  • Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) : khusus Kota Kupang mulai 02 Juni hingga pemberitahuan lebih lanjut, sesuai Surat Edaran Walikota Kupang Nomor: 030/ HK.443.1/ VI/ 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Kota Kupang.
  • Merauke, Papua : sesuai Surat Edaran Bupati Merauke nomor 440/ 2635 tentang Percepatan Penanggulangan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Merauke Tahun 2021.
 
Berikut Persyaratan Penerbangan Lion Air Group yang berlaku mulai 29 Jun 2021 :
  • Menuju Kalimantan Barat : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Pontianak (PNK)
    • Ketapang (KTG)
    • Sintang (SQG)
    • Putussibau (PSU)
  • Menuju Kalimantan Tengah : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Palangkaraya (PKY)
    • Pangkalan Bun (PKN)
    • Sampit (SMQ)
    • Muara Teweh (HMS)
  • Menuju Bali : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Menuju NTT : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test / Swab Antigen / GeNose paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Kupang (KOE)
  • Menuju Papua : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test / Swab Antigen paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Merauke (MKQ)
  • Menuju Rute Domestik selain kota diatas : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 3x24 jam / Swab Antigen paling lama 2x24 jam / GeNose paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)

 

UPDATE 18 JUL 2021
Sehubungan dengan persyaratan dan ketentuan yang diperlukan bagi setiap calon penumpang yang akan melakukan pejalanan udara (penerbangan) selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) jelang libur hari Raya Idul Adha periode 19 – 25 Juli 2021, berikut poin-poinnya :
 
Persyaratan Utama :
  1. Usia, Hanya untuk >18 tahun (di atas 18 tahun) yang bisa melakukan penerbangan, sedangkan <18 tahun (di bawah 18 tahun) tidak bepergian terlebih dahulu.
  2. Kepentingan Perjalanan hanya berlaku untuk :
    • Pekerja sektor esensial
    • Pekerja sektor kritikal
    • Keperluan mendesak seperti pasien sakit keras, ibu hamil dengan jumlah pendamping maksimal 1 orang, kepentingan bersalin dengan jumlah pendamping maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.
  3. Dokumen (Surat Keterangan)
    • Kepentingan perjalanan sektor esensial dan kritikal wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) yang dapat diakses pekerja dari pimpinan di instansi pekerjaan dan untuk masyarakat dari pemerintah daerah setempat.
    • Keperluan mendesak wajib menunjukan surat keterangan perjalanan antara lain surat rujukan dari Rumah Sakit, surat pengantar dari perangkat daerah setempat, Surat Keterangan Kematian atau surat keterangan lainnya.
  4. RT-PCR Uji Kesehatan
    • Harap memperhatikan masa berlaku dari hasil uji kesehatan sesuai ketentuan, bahwa hasil negatif berlaku sejak surat/ sertifikat hasil uji kesehatan diterbitkan/ dirilis.
    • Pemeriksaan/ pengujian sampel di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan (Daftar laboratorium tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan COVID-19).
  5. Vaksin
    • Wajib melakukan vaksin minimal dosis 1 (pertama) dan menunjukkan kartu/ sertfikat vaksin.
    • Perjalanan untuk kepentingan khusus (mendesak), kondisi hamil atau sakit tertentu yang belum/ tidak divaksin: harus menunjukkan surat keterangan medis yang valid dan asli dari dokter spesialis: menyatakan sehat dan alasan detail tidak dapat divaksin.
  6. Transit (Singgah Sebentar) dan Transfer (Pindah Pesawat)
    • Penumpang yang transit dan transfer masih di area ruang tunggu (tidak keluar dari bandar udara), maka tidak mengikuti PPKM Darurat dan PPKM Mikro,
    • Penumpang transit dan transfer dengan keluar bandar udara, maka wajib mengikuti ketentuan PPKM Darurat dan PPKM Mikro.
  7. Harap memperhatikan dan mengikuti apabila di bandar udara tujuan diberlakukan pemeriksaan kesehatan secara ulang atau acak (random) yang dilakukan oleh otoritas/ lembaga setempat.
  8. Aplikasi (Digital) untuk Perjalanan Udara
    • Aplikasi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card – eHAC)
      Sebelum keberangkatan dan setelah tiba di bandar udara tujuan (kedatangan) masih dapat menggunakan aplikasi e-HAC. Calon penumpang diharapkan mengunduh (download) aplikasi melalui ponsel pintar (smartphone) masing-masing dari Google Play Store atau Apple Store atau dapat diakses https://inahac.kemkes.go.id/
    • Aplikasi PeduliLindungi
      Sebelum keberangkatan: mulai 13 Juli 2021 unuk penerbangan rute dari Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) dan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS). Calon penumpang diharapkan mengunduh (download) dan registrasi (pengisian) aplikasi PeduliLindungi melalui ponsel pintar (smartphone) masing-masing

Berikut Persyaratan Penerbangan Lion Air Group yang berlaku mulai 19-25 Jul 2021 :

  • Dari dan menuju Jawa & Bali : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Intra (antarwilayah Pulau Jawa)
    • Pulau Jawa ke Pulau Bali
    • Pulau Bali ke Pulau Jawa
    • Pulau Lainnya ke Pulau Jawa
    • Pulau Jawa ke Pulau Lainnya
    • Pulau Lainnya ke Pulau Bali
    • Pulau Bali ke Pulau Lainnya
  • Dari dan menuju Rute Lain (selain kota yg disebut dibawah ini) : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Dari dan menuju Sumatra Utara & Riau : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Sumut : Medan (KNO), Sibolga (FLZ)
    • Riau : Pekanbaru (PKU), Dumai (DUM)
  • Dari dan menuju Kep. Riau : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Batam (BTH)
    • Tanjung Pinang (TNJ)
    • Natuna (NTX)
    • Letung Anambas  (LMU)
  • Menuju Kalimantan Barat : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Pontianak (PNK)
    • Ketapang (KTG)
    • Sintang (SQG)
    • Putussibau (PSU)
  • Menuju Kalimantan Tengah : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Palangkaraya (PKY)
    • Pangkalan Bun (PKN)
    • Sampit (SMQ)
    • Muara Teweh (HMS)
  • Menuju Kalimantan Selatan : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Banjarmasin (BDJ)
    • Batulicin (BTW)
    • Kotabaru (KBU)
  • Kalimantan Timur
    • Tujuan akhir Balikpapan (BPN)
      • KTP Balikpapan : Wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
      • KTP Non-Balikpapan : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Dari & menuju Berau (BEJ) : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Menuju Kalimantan Utara : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Tarakan (TRK)
  • Menuju Sulawesi Utara : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Manado (MDC)
    • Melonguane (MNA)
    • Miangas (MKF)
    • Tahuna (NAH)
  • Dari & menuju Sulawesi Tengah : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Palu (PLW)
    • Toli-Toli (TLI)
    • Buol (UOL)
    • Poso (PSJ)
    • Khusus Luwuk (LUW) : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Khusus tujuan Morowali (MOH) : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Menuju Sulawesi Selatan & Tenggara : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Sulawesi Selatan
      • Makassar (UPG)
      • Selayar (KSR)
      • Palopo – Bua (LLO)
      • Toraja (TRT)
    • Sulawesi Tenggara
      • Kendari (KDI)
      • Kolaka (KXB)
      • Bau-Bau (BUW)
      • Wangi-Wangi (WNI)
      • Raha (RAQ)
  • Menuju Gorontalo : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Menuju NTB : Lombok Praya (LOP), Bima (BMU), Sumbawa (SWQ) 
    • Dari daerah PPKM Darurat : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Dari daerah diluar PPKM Darurat : Wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Dari & menuju NTT : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 2x24 jam sebelum keberangkatan, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Kupang (KOE), Atambua (ABU), Ruteng (RTG)Maumere (MOF)
    • Larantuka (LKA)Ende (ENE)Labuan Bajo (LBJ)Rote (RTI)
    • Alor (ARD), Ngada (BJW), Tambolaka, Sumba Barat Daya (TMC), Waingapu (WGP), Lembata, Lewoleba (LWE)
  • Menuju Maluku : Wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Ambon (AMQ)
  • Menuju Papua : Jayapura (DJJ), Wamena (MWX), Kaimana (KNG), Dekai (DEX)
    • KTP Papua : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 3x24 jam atau Rapid Test Antigen 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • KTP Non-Papua : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Papua : Merauke (MKQ)
    • Menuju Merauke : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Dari Merauke : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
  • Papua Barat : Sorong (SOQ), Manokwari (MKW), Fak-Fak (FKQ), Kaimana (KNG), Babo Bintuni (BXB)
    • Menuju Papua Barat : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)
    • Dari Papua Barat : Wajib menunjukkan hasil negatif PCR Test paling lama 2x24 jam atau Rapid Test Antigen 2x24 jam sebelum keberangkatan, Kartu Vaksin min. dosis pertama, STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja) dan mengisi e-HAC (E-Health Alert Card)

Share On:

Daftar Newsletter

Jadilah orang pertama yang mendapatkan informasi diskon dan penawaran menarik